♣ Ketika Wanita Menggoda


KETIKA WANITA MENGGODA

بسم الله الرحمن الرحيم

Allah Ta’ala telah menganugerahkan kepada kaum wanita keindahan yang membuat kaum lelaki tertarik kepada mereka. Namun syariat yang suci ini tidak memperkenankan keindahan itu diobral seperti layaknya barang dagangan di etalase atau di emperan toko. Tapi kenyataan yang kita jumpai sekarang ini wanita justeru menjadi sumber fitnah bagi lelaki. Di jalan-jalan, di acara TV atau di VCD para wanita mengumbar aurat seenaknya bak kontes kecantikan yang melombakan keindahan tubuh, sehingga seolah-olah tidak ada seksa & tidak kenal apa itu dosa.

Benarlah sabda Rasulullah (shalallahu ‘alaihi wasallam) yang mulia dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari & Muslim, di mana beliau bersabda,

“Tidak pernah kutinggalkan sepeninggalku godaan yang lebih besar bagi kaum lelaki daripada wanita”

[Hadis Riwayat Bukhari & Muslim]

Ya, begitulah realitasnya, wanita menjadi sumber godaan yang telah banyak membuat lelaki bertekuk lutut & terbenam dalam lumpur yang dibuat oleh syaitan untuk menenggelamkannya. Usaha-usaha untuk menggoda bisa secara halus, baik disedari mahupun tidak, secara terang-terangan mahupun berkedok seni. Tengoklah kisah Nabi Yusuf (‘alaihisallam) tatkala isteri pembesar Mesir secara terang-terangan menggoda beliau untuk diajak melakukan tindakan tidak pantas.

Nabi Yusuf (‘alaihisallam) pun menolak & berkata,

“Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukanku dengan baik”

[Yusuf:23]

Muhammad bin Ishaq menceritakan, As-Sirri pernah lewat di sebuah jalan di kota Mesir. Kerana tahu dirinya menarik, wanita ini berkata,

“Aku akan menggoda lelaki ini”

Maka wanita itu membuka wajahnya & memperlihatkan dirinya di hadapan As-Sirri.

Beliau lantas bertanya,

“Ada apa denganmu?”

Wanita itu berkata,

“Mahukah anda merasakan kasur yang empuk & kehidupan yang nikmat?”

Beliau malah kemudian melantunkan syair,

“Berapa banyak pencandu kemaksiatan yang mereguk kenikmatan dari wanita-wanita itu, namun akhirnya ia mati meninggalkan mereka untuk merasakan siksa yang nyata. Mereka menikmati kemaksiatan yang hanya sesaat, untuk merasakan bekas-bekasnya yang tak kunjung sirna. Wahai kejahatan, sesungguhnya Allah Ta’ala melihat & mendengar hamba-Nya, dengan kehendak Dia pulalah kemaksiatan itu tertutupi jua”

[Roudhotul Muhibbin wa Nuzhatul Musytaqin, karya Ibnul Qayyim]

Perhatikanlah bagaimana Rasulullah (shalallahu ‘alaihi wasallam) telah mewanti-wanti kepada kita sekalian lewat sabda beliau,

“Hati-hatilah pada dunia & hati-hatilah pada wanita kerana fitnah pertama bagi Bani Israil adalah kerana wanita”

[Hadis Riwayat Muslim]

Kini, di era globalisasi, ketika arus informasi begitu deras mengalir, godaan begitu senang masuk ke rumah-rumah kita. Cukup dengan membuka surat khabar & majalah, atau dengan mengklik tombol remote control, godaan pun hadir di tengah-tengah kita tanpa izin, menampilkan wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok memamerkan aurat yang semestinya dijaga. Lalu, sebahagian Muslimah ikut-ikutan terbawa oleh propaganda gaya hidup seperti ini. Pakaian kehormatan dilepas, diganti dengan pakaian-pakaian ketat yang membentuk lekuk tubuh, tanpa merasa risih. Godaan pun semakin kencang menerpa & pergaulan bebas menjadi hal biasa.

Maka, kita perlu merenungkan dua bait syair yang diucapkan oleh Sufyan Ats-Tsauri,

“Kelazatan-kelazatan yang didapati seseorang dari yang haram akan hilang juga, yang tinggal hanyalah aib & kehinaan, segala kejahatan akan meninggalkan bekas-bekas buruk, sungguh tak ada kebaikan dalam kelazatan yang berakhir dengan seksaan dalam neraka”

Seorang ulama yang masyhur, Ibnul Qayyim pun memberikan nasihat yang sangat berharga,

“Allah Ta’ala telah menjadikan mata itu sebagai cerminan hati. Apabila seorang hamba telah mampu meredam pandangan matanya, bererti hatinya telah mampu meredam gejolak syahwat dan cita-citanya. Apabila matanya jelalatan, hatinya juga akan liar mengumbar syahwat”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s