♣ Bila Sang Ajal Menjemput


بسم الله الرحمن الرحيم

Pernahkah kita berhenti sejenak & bertanya pada diri kita sendiri, apa yang terjadi pada kita di malam pertama ketika kita meninggal? Apa yang telah kita persiapkan untuk kematian, sesuatu yang pasti datang kepada kita? Apakah kita akan berada di tempat yang baik ataukah di tempat yang buruk? Seberapa sering kita mengingat mati? Fikirkanlah sejenak, saat di mana tubuh kita dimandikan & akan segera di kuburkan. Pernahkah kita memikirkan saat di mana orang-orang membawa tubuh kita ke perkuburan & ketika semua keluarga kita menangis? Pernahkah kita memikirkan saat tubuh kita diletakkan di dalam liang lahad? Semuanya gelap & hanya tanah belaka. Di saat itu, kita menyedari kita sendirian. Tidak ada orang lain & semuanya begitu sempit. Tulang-tulang kita bahkan saling berdesakkan sendirinya. Mungkin saat itu kita tengah menyesali semua perbuatan buruk kita di dunia. Kita mungkin baru menyesali akhlak kita terhadap orang tua kita, kita menyesali mengapa kita tidak mengenakan hijab, tidak ada wang, tidak ada perhiasan & yang ada hanya semua perbuatan kita. Ketika kita ditutup, mungkin kita ingin berteriak & menyeru semua orang agar jangan pergi dari kuburan kita, tapi kita tidak boleh terdengar. Kita mendengar langkah kaki mereka menjauhi kita. Kemudian, disitulah kita berada, rumah masa depan kita yang pasti akan kita tempati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s