♣ Pohon Semalu & Perempuan


بسم الله الرحمن الرحيم

Pada suatu hari, Rasulullah (shalallahu ‘alaihi wasallam) berjalan-jalan bersama puteri baginda, Saidatina Fatimah (radhiallahu ‘anha). Setibanya mereka berdua di bawah sebatang pohon tamar, Fatimah (radhiallahu ‘anha) terpijak pohon semalu, kakinya berdarah lalu mengadu kesakitan. Fatimah (radhiallahu ‘anha)  mengatakan kepada bapanya apalah gunanya pohon semalu itu berada di situ dengan nada yang sedikit marah. Rasulullah (shalallahu ‘alaihi wasallam) dengan tenang berkata kepada puteri kesayangannya itu bahawasanya pohon semalu itu amat berkait rapat dengan wanita. Fatimah (radhiallahu ‘anha) terkejut. Rasulullah (shalallahu ‘alaihi wasallam) menyambung kata-katanya lagi.

“Para wanita hendaklah mengambil pengajaran daripada pohon semalu ini dari 4 aspek:

  1. Pohon semalu akan kuncup apabila disentuh. Ini boleh diibaratkan bahawa wanita perlu mempunyai perasaan malu (pada tempatnya).
  2. Pohon semalu mempunyai duri yang tajam untuk mempertahankan dirinya. Oleh itu, wanita perlu tahu mempertahankan diri & maruah sebagai seorang Muslimah.
  3. Pohon semalu juga mempunyai akar tunjang yang sangat kuat & mencengkam bumi. Ini bermakna wanita solehah hendaklah mempunyai keterikatan yang sangat kuat dengan Allah Ta’ala.
  4. Pohon semalu akan kuncup dengan sendirinya apabila senja menjelang. Oleh itu, para wanita sekalian, kembalilah ke rumahmu apabila waktu semakin senja.

Ambillah pengajaran dari semalu walaupun ia hanya sepohon tumbuhan yang kecil”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s